DxP Socfindo MT Gano
 
Berangkat dari niat tulus mengatasi momok terbesar perkebunan kelapa sawit, PT Socfin Indonesia selama puluhan tahun berupaya menemukan solusi atas penyakit busuk pangkal batang kelapa sawit. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 4569 / Kpts/SR.120/8/2013 tertanggal 12 Agustus 2013, PT Socfin Indonesia telah resmi memiliki izin mendistribusikan dan memasarkan DxP Socfindo Moderat Tahan Gano. Inilah bahan tanaman yang telah teruji mempunya sifat moderat tahan Ganoderma sp.
 
Sebagaimana diketahui, penyakit busuk pangkal batang kelapa sawit disebabkan adanya serangan jamur Ganoderma boninense  yang menyerang tanaman kelapa sawit yang biasanya menyerang tanaman generasi kedua dan seterusnya. Akibat terburuk yang ditimbulkannya adalaj penurunan populasi pohon yang cepat dan akhirnya menurunkan produktivitas tanaman per hektar. 
 
Oleh karenanya, PT Socfindo bekerjasama dengan CIRAD telah memulai penelitian melalui program pemuliaan dalam jangka panjang. Sejak tahun 2000 hingga 2009 telah dilakukan pengamatan terhadap 1.185 persilangan di Pengujian di lapangan dilakukan dengan membuat special design untuk percobaan Ganoderma, yang dilakukan di beberapa tempat (multi lokasi) yaitu Kebun Bangun Bandar, Kebun Mata Pao dan Kebun Tanah Gambus. Lokasi-lokasi pengujian tersebut merupakan kebun PT Socfindo yang memiliki tingkat serangan penyakit ganoderma yang sangat berat. Percobaan tersebut bertujuan untuk menseleksi famili-famili yang memiliki sifat moderat tahan ganoderma yang merupakan solusi yang paling menjanjikan dalam pengendalian penyakit ganoderma.
 
Sejalan dengan percobaan di lapangan, PT Socfindo dan CIRAD juga bekerjasama dengan Sumatera Bioscience (Lonsum) untuk melakukan percobaan di pembibitan sehingga hasil keunggulan famili-famili di lapangan dapat dikomparasi dengan pengujian di pembibitan. Sejak tahun 2001 hingga 2006, ke-3 institusi ini berusaha mengembangkan metode standard pengujian ganoderma di pembibitan dan pada akhirnya ditemukanlah metode early screening test. Dengan metode ini, PT Socfindo telah menguji berbagai isolate ganoderma untuk diinfeksikan pada lebih dari 200 famili dengan total testing lebih dari 3 ribu kali di Laboratorium Pathologi, kebun Tanah Gambus. Metode ini terbukti dapat mendeteksi ketahanan bibit kelapa sawit terhadap penyakit ganoderma di pembibitan dalam waktu singkat yaitu 5 sampai 8 bulan.
 
Hasil pengamatan di lapangan dan early screening test di pembibitan menunjukkan adanya konsistensi dari persilangan-persilangan tertentu yang moderat tahan terhadap penyakit ganoderma di lapangan maupun di pembibitan pada early screening test. Hal ini dapat dilihat pada Grafik berikut ini.
 
 
 
Dengan korelasi yang cukup kuat (>50%) dapat dikatakan ketahanan projeni di lapangan sejalan dengan ketahanan projeni yang diuji dengan metode early screening test di Laboratorium Pathologi.
 
Dari hasil pengujian dan analisa data diperoleh 5 kategori Grup A (Dura) dan 2 kategori group B (pisifera) yang moderat tahan terhadap penyakit ganoderma. Kombinasi dari persilangan – persilangan antara Grup A moderat tahan dan Grup B moderat tahan tersebut yang selanjutnya dinamakan sebagai bibit unggul DxP Socfindo MT Gano.
Karakteristik dan Potensi DxP Socfindo MT Gano
 
Produktivitas untuk varietas DxP Socfindo MT Gano, sudah teruji dengan sangat baik, karena seleksi material ini diambil dari famili DxP Unggul Lame
yang selama ini sudah teruji  keunggulannya dari segi produktivitas. Adapun data produktivitas dan karakter tanaman DxP Socfindo MT Gano adalah sebagai berikut : 
 
Benih DxP Socfindo memiliki karakteristik sebagai berikut :
1. Rata-rata produksi TBS : 31 - 34 ton/ha/tahun dengan potensi produksi komersial maksimal : 38 ton/ha/tahun (*)
2. Rata-rata ekstraksi minyak kelapa sawit (CPO) 26-28% dan kernel kelapa sawit (PK) 3.2 - 4.2%.
3. Rata-rata produksi MKS (CPO) : 8 – 9.5 ton/ha/tahun dan total palm product mencapai > 10 ton/ha/tahun (**)
4. Tenera > 99,9%
5. Panen perdana pada umur 24 bulan setelah tanam : 14 - 18 ton/ha/tahun (*)
6. Laju pertumbuhan meninggi yang lambat : 40 - 50 cm/tahun
7. Pertumbuhan yang homogen
8. Daya adaptasi luas : sesuai ditanam di berbagai iklim kering maupun basah
9. Moderat tahan penyakit ganoderma.
10. Adaptasi pada areal marjinal.
11. Iodine value > 55.2%, RBD Olein > 76.92%, Kadar ß carotene > 500 ppm
 
 
Performa populasi kerapatan pohon
 
Secara umum, populasi tanaman kelapa sawit akan bertahan sekitar 143 per Ha sampai berumur 7 tahun. Jamur ganoderma baru memberi dampak pengurangan pohon setelah umur 8 tahun.
Dengan penurunan kerapatan hanya 2% per tahun, populasi tanaman DxP Socfindo MT Gano akan bertahan dengan kerapatan di atas 100 pohon per ha di areal yang terkena serangan berat ganoderma.
Berbeda dengan varietas biasa dan varietas yang rentan ganoderma.
 
 
 
Unduh informasi terkait
Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 4569 / Kpts/SR.120/8/2013 tanggal 12 Agustus 2013, perihal Pelepasan Kelapa Sawit Varietas DxP Socfindo Moderat Tahan Gano
Sebagai Varietas Unggul.
 
Download SK di link ini
Brosur Resmi Benih DxP Socfindo MT Gano dapat di download di link ini
 

 



  • Frequently Asked Questions

    1. FAQ
  • Social Media

    1. Facebook
  • Visitor

    143963

    Online : 4
    Today : 80
    Total Visitor : 143963
    Hits Today : 145
    Total Hits : 618214